SMP Buddhis Bodhicitta menggelar kegiatan Pertukaran Budaya Indonesia–Taiwan pada 13–14 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah guru dan siswa dari SMP Zhaomen, Taiwan, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan pendidikan dan budaya antarnegara.
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian pembelajaran yang dirancang interaktif dan kolaboratif. Pembelajaran bahasa Inggris dipandu oleh Bapak Hartono Wei dengan didampingi Bapak Kenny Calnelius Winata sebagai penerjemah. Sementara itu, pembelajaran bahasa Indonesia disampaikan oleh Ibu Katerina Banurea, juga dengan dukungan Bapak Kenny Calnelius Winata sebagai penerjemah. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk meningkatkan kemampuan berbahasa serta kepercayaan diri dalam berinteraksi secara internasional.
Tidak hanya berfokus pada bahasa, kegiatan ini juga memperkenalkan kesenian tradisional Indonesia, seperti alat musik angklung yang diajarkan pada sesi pembelajaran seni musik oleh Bapak Samuel Nainggolan dengan didampingi Ibu Dewi Yang sebagai penerjemah. Selain itu, terdapat juga pertunjukan budaya yaitu wayang pada sesi pembelajaran prakarya yang dipandu oleh Ibu Herlina Sihite dan Ibu Melparia Pakpahan, serta didukung oleh Ibu Viona Wu sebagai penerjemah.
Untuk memperkaya pengalaman peserta, kegiatan ini juga turut diisi dengan kunjungan wisata edukatif ke Museum Tjong A Fie. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung mengenai sejarah dan budaya untuk memperkaya pengalaman belajar para peserta.
Melalui kegiatan ini, SMP Buddhis Bodhicitta berharap dapat menumbuhkan semangat toleransi, memperluas wawasan global, serta mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Taiwan melalui dunia pendidikan.
菩提學校初中部(SMP Buddhis Bodhicitta)於 2026 年 4 月 13 日至 14 日舉辦「印尼—臺灣文化交流活動」。本次活動邀請臺灣新竹縣立照門國民中學的師生蒞臨本校,旨在促進兩國在教育與文化領域之交流合作,並深化跨國校際友好關係。
活動為期兩日,課程設計以互動與協作為核心,規劃多項語言與文化學習內容。英語課程由 魏耀民校長(Hartono Wei) 授課,黃義量老師(Kenny Calnelius Winata)擔任口譯協助。印尼語課程由 Katerina Banurea 老師授課,同樣由黃義量老師(Kenny Calnelius Winata)協助口譯。透過雙語課程與實作活動,學生得以強化語言能力,並提升國際交流情境下之表達自信與溝通能力。
除語言課程外,活動亦安排印尼傳統藝術文化之體驗與展演。在音樂藝術課程中,由 Samuel Nainggolan 老師指導學習印尼傳統樂器安格隆(Angklung),並由楊菁菁老師(Dewi Yang)協助口譯。手工藝課程中,安排皮影戲(Wayang)文化展演與相關學習內容,由 Herlina Sihite 老師及 Melparia Pakpahan 老師共同帶領,並由伍菁菁老師(Viona Wutami)協助口譯,以增進參與者對印尼傳統文化之認識與理解。
為拓展學習視野並深化文化體驗,活動另規劃教育性校外參訪行程,帶領師生前往張阿輝博物館(Museum Tjong A Fie)進行導覽與學習。藉由實地觀察與文化脈絡之理解,使學生獲得更直接且具體之歷史與文化認知,進一步豐富學習內涵。
菩提學校期盼透過本次交流活動,培養學生尊重多元、包容差異之態度,拓展國際視野,並以教育為橋樑,持續深化印尼與臺灣之間的友誼與合作。






















